Sumber Modal Usaha untuk Membangun Bisnis Lebih Besar
Oleh Edelin
Share
Sumber Modal Usaha untuk Membangun Bisnis Lebih Besar
Setiap bisnis pastinya memiliki seorang penunjang yang memberikan modal usaha sebagai pengembangan bisnisnya. Pada dunia bisnis, seringkali terjadi kegagalan dalam beroperasi dikarenakan kekurangan dana usaha untuk memperpanjang bisnis. Identifikasi sumber modal merupakan hal yang sangat penting, tidak hanya bagi pelaku UMKM tapi juga untuk semuanya.
Setiap sumber modal yang digunakan oleh para pelaku usaha ini tidak hanya modal sendiri, tetapi bisa juga dari berbagai tempat maupun perseorangan. Karena pada dasarnya dalam mendirikan sebuah usaha tidak bisa hanya sebatas rencana dan ide, tapi juga mengharuskan mencari sumber pendanaan sebagai modal awal. Penasaran apa saja sumber modalnya?
6 Sumber Modal Pebisnis Pemula
1. Tabungan Pribadi
Sumber dana yang berasal dari tabungan pribadi ini paling efektif dan aman sebagai dana awal. Pada poin ini pengusaha cenderung menyisihkan uang untuk ditabung, hingga sekiranya mencukupi untuk modal awal. Umumnya modal ini tergantung dari bagaimana pengusaha dalam menabung, sehingga sangat kesulitan jika memerlukan modal banyak.
2. Kerabat
Sumber modal pada pebisnis pemula yang juga sering dipilih dan tidak memiliki banyak bunga yaitu kerabat. Kerabat yang dimaksud yaitu dengan berbasis kekeluargaan, tapi harus tetap dengan perjanjian di atas hitam dan putih. Pada kondisi ini, yang membedakan hanya pada resiko yang minim dan tidak terlalu memberatkan pihak pengusaha.
3. Koperasi
Selain dari kerabat, koperasi juga bisa dijadikan pilihan jika merasa pendanaan dari kerabat bisa memberatkan hubungan persaudaraan. Pada sumber modal yang berasal dari koperasi ini biasanya harus menjadi anggota terlebih dahulu. Tentu terdapat syarat dan ketentuan yang berlaku hingga mendapatkan modal untuk usaha.
4. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Akhir-akhir ini, sudah banyak bank-bank yang menyediakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini lebih banyak ditawarkan pada bank-bank pemerintah, dan mudah untuk didapatkan asalkan nama peminjam bersih. Kredit yang menjadi patokan mulai dari 100 juta, dengan subsidi bunga yang beragam menyesuaikan tenornya. Tidak perlu khawatir terkait tenor, karena bank biasanya menyediakan tenor hingga 24 bulan. Kenyamanan menggunakan KUR juga dapat dilihat dari segi administrasi. Hal ini dikarenakan biaya administrasi dan suku bunganya yang tetap dan tidak memberatkan. Jika meminjam dengan program KUR, bank akan meminta jaminan apabila tidak bisa melunasi pinjaman.
Biasanya banyak calon pengusaha yang sebelumnya menjadi karyawan di salah satu perusahaan, dan memilih berhenti dari pekerjaannya untuk memulai usaha. Uang pesangon dari pekerjaan sebelumnya sangat bisa untuk dimanfaatkan sebagai modal usaha. Hanya saja pada beberapa bisnis, pesangon yang sedikit tidak bisa mencukupi sebagai modal awal.
6. Menjual Aset
Sebagai modal awal sebelum mendapatkan modal lain, menjual aset menjadi pilihan yang bisa dibilang aman. Tapi untuk berani menjual aset, membutuhkan rencana maupun ide yang matang, baik dari segi persiapan maupun kebutuhan lainnya. Sehingga ketika aset sudah terjual, tinggal menjalankan bisnis dengan pasti dan terjamin.
Sumber modal dalam membangun usaha sebenarnya sangat banyak, hanya saja bagaimana pengusaha tersebut bisa mengelola bisnisnya dengan baik dan bisa balik modal. Perhitungan dalam bisnis juga sangat penting untuk menghindari kesalahan. Pemanfaatan aplikasi kasir bisa dijadikan untuk input setiap data yang masuk agar tidak kebingungan.
Banyak juga strategi yang bisa mempermudah jalannya bisnismu agar lebih efisien dan fleksibel, yaitu dengan menggunakan aplikasi point of sales (POS). Modal yang telah didapat, sudah seharusnya menghasilkan sebuah keuntungan pada bisnis yang dibangun. Sehingga sangat penting untuk memperkuat pengolalaan bisnismu!