Lebaran Stylish dengan Thrift: Unik, Hemat, Berkelas
Oleh Ridho
Share
Lebaran Stylish dengan Thrift: Unik, Hemat, Berkelas
Thrift fashion menjadi salah satu alternatif untuk bisa mendapatkan baju lebaran yang unik dengan harga terjangkau. Kamu bisa menjadikan peluang ini sebagai ide bisnis untuk mendapatkan keuntungan besar. Bisnis ini memanfaatkan baju bekas yang masih layak pakai untuk dijual kembali dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga aslinya.
Kegiatan jual beli produk fashion bekas ini cukup laku di pasaran. Kamu bisa mencoba bisnis ini ketika bulan Ramadhan atau menjelang lebaran. Pasti ada banyak orang yang memilih untuk membeli baju thrift agar bisa menghemat banyak uang. Produk yang dijual bisa sangat beragam mulai dari baju, celana, rok, tas, sepatu atau aksesoris yang berbau fashion lainnya.
Keuntungan Bisnis Thrift Fashion untuk Lebaran
1. Murah dengan Gaya Beragam
Salah satu alasan yang menjadikan bisnis ini begitu laku dipasaran yaitu karena mampu menawarkan pakaian layak pakai dengan harga yang terjangkau. Selain itu, pilihan model yang tersedia juga bervariasi sehingga tidak pasaran. Kamu tidak akan menggunakan pakaian kembar saat menggunakan pakaian thrifting ini untuk bersilaturahmi di hari raya.
Tidak jarang ada barang atau produk yang langka di thrift shop sehingga membuat penggunanya kana semakin percaya diri. Kemungkinan orang menggunakan pakaian yang sama sangatlah jarang atau bahkan tidak mungkin. Jika ingin memulai bisnis ini, kamu bisa membeli pakai thrifting dengan harga terjangkau untuk dijual kembali pada pelanggan.
Pilihlah agen yang terpercaya untuk bisa mendapatkan produk baju bekas yang masih berkualitas dan layak pakai. Selain itu, Kamu juga perlu memastikan bahwa sebagian besar produknya memiliki desain atau model yang unik dan menarik. Semakin bagus kualitas baju yang dijual tentu akan semakin ramai pengunjung atau calon konsumen yang datang.
2. Modal Terjangkau
Jika Kamu sering melihat penjual baju thrift tentunya sudah menyadari bahwa mereka menjual produk dengan sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp 25.000 saja. Padahal, umumnya satu karung baju yang berisi 50-100 baju dijual dengan harga Rp 1 jutaan saja. Sudah bisa dibayangkan berapa banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari penjualan produk.
Jika kamu berhasil menjual 50 baju saja sudah bisa kembali modal. Jika Kamu menjual seluruh pakaian dengan harga yang sama rata Rp 50.000 maka dapat dipastikan jika berhasil menjual semuanya Kamu akan mendapatkan uang sebanyak Rp 2,5 juta. Keuntungan bersih yang bisa diperoleh dari satu karung baju ini yaitu Rp 1,5 juta dengan modal Rp 1 juta.
3. Digemari Anak Muda
Bisa dipastikan bahwa ketika Kamu menjalankan bisnis ini, akan ada banyak orang yang merasa tertarik untuk membeli. Bisnis yang satu ini sedang tren dikalangan anak muda, Jadi kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka peluang bisnis. penjualan bisa dilakukan dengan cara online atau offline sesuai dengan kondisi sekitar lokasi bisnis ini berjalan.
Bagi para generasi millenials, pakaian sudah menjadi suatu kebutuhan untuk mencukup gaya hidup. Oleh karena itu, agar terkesan bergonta-ganti pakaian maka thrift fashion ini adalah solusinya. Tentukan pilihan agen yang terbaik, terpercaya dan bertanggung jawab untuk mendapatkan baju-baju bekas yang sesuai dengan kebutuhan para remaja kekinian.
Menjalankan bisnis thrifting di bulan ramadhan tentu bisa dicoba kerana memiliki peluang keberhasilan yang cukup tinggi. untuk mengelola bisnis agar lebih terstruktur dan efisien, kamu bisa memanfaatkan penggunaan aplikasi kasir Olsera. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur canggih seperti mengelola keuangan, manajemen bisnis, dan juga analisis keberhasilan.